Polisi Spanyol Melakukan Penangkapan Di Dua Divisi Teratas Dalam Pengaturan Pertandingan Sepakbola

La Liga melaporkan Sejumlah pemain divisi dua dan eksekutif klub telah di tangkap di Spanyol sebagai bagian dari Penyelidikan atas pengaturan pertandingan sepakbola.

Polisi mengatakan ada 11 orang diperkirakan akan ditankap secara total dan setidaknya ada 3 pertandingan teratas yang sedang diselidiki di tiga divisi negara itu.

Seorang juru bicara La Liga mengatakan aksi Polisi itu menyusul ada banyak keluhan yang dibuatnya atas pertandingan Mei 2018.

“Di antara Mereka yang di tahan adalah pemain akfit dan pensiunan,” kata Polisi Spanyol disana.

Presiden dan direktur klub juga telah ditangkap.

“Penyelidikan telah menetapkan bahwa mereka yang diselidiki datang untuk mengatur para pemain yang berbeda untuk ‘memperbaiki’ setidaknya ada 3 pertandingan di divisi pertama, kedua dan ketiga.”

Polisi mengatakan bahwa dalam kasus satu pertandingan divisi kedua, jumlah uang lebih dari 14 kali dari biasa yang dipertaruhkan untuk pertandingan di liga itu. Itu tidak menentukan tim mana yang terlibat.

Polisi mengatakan taruhan dilakukan pada hasil pertandingan serta hal lain termasuk jumlah sudut yang diberikan.

Seorang pengecara untuk Huesca, yang telah terdegradasi dari La Liga musim ini, mengkonfirmasi bahwa berbagai orang di klub telah ditahan berdasarkan surat perintah penahanan yang telah dikeluarkan oleh pengadilan setempat.

Klub La Liga Real Valladolid mengeluarkan pernyataan yang mengatakan klub telah “mengetahui tentang penangkapan terkait pengaturan pertandingan” dan mereka adalah penyebab keluhan La Liga.

Real Valladolid menambahkan pernyataan bahwa menolak segala bentuk perilaku curang, mengecam korupsi di antara individu, pencucian uang, organisasi criminal atau segala jenis perilaku yang dapat menyebabkan distorsi dan korupsi dari setiap kompetisi olahraga.

“Dihadapkan dengan penangkapan yang telah dilakukan, Real Valladolid mempertahankan komitmennya dan memerangi korupsi atau segala jenis kegiatan terlarang yang dapat merusak integritas dalam kompetisi olahraga.”

Valencia juga mengeluarkan pendapat yang mengatakan bahwa laporan “dugaan keterlibatan pemain dan direktur klub lain dalam perjudian illegal dan dugaan pengaturan pertandingan” tidak terkait dalam klub, dan bahwa Valencia CF adalah entitas yang sepenuhnya berada di luar masalah ini”.

Seorang juru bicara La Liga mengatakan : “Kami sangat berterima kasih kepada Polisi atas kerja keras yang dilakukan untuk membongkar mafia pengatur pertandingan sepakbola.”

Selama musim 2018 – 2019 La Liga mengajukan delapan keluhan dengan komisaris umum kepolisian yudisial atas tuduhan tindakan mafia pengaturan pertandingan sepakbola di divisi tingkat rendah  dari sepakbola Spanyol.

“La Liga terus berjuang untuk memberantas dan melawan momok apa pun demi permainan yang adil di sepakbola Spanyol.”

Sumber

Baca Juga Info Sepakbola lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *